Posted by Asril Marhamah on Tuesday, August 24, 2010
Under: Puisi
Dia datang sambil terlena
Dengan memakai kereta kencana
Ditarik
oleh kuda lencana
Dia aneh tapi nyata
Dia datang dengan senjata
Dengan
kekuatan dari mata
Dan penuh dengan derita
Dari tatapan yang nyata
Dada berdebar menanti
kabar
Dari pesan yang hambar
Desak hati yang sabar
Demi langkah
yang tersebar
Darah mengalir tubuh bangkit
Dari hati yang sakit
Dengan
semangat yang membukit
Dalam jiwa yang mengungkit
28 Desember 2004
In : Puisi